Rekening Fiktif marak di Bank Century [Mutiara]

Jawa Pos, 13 Februari 2010. Investigasi lapangan oleh anggota Pansus Hak Angket Bank Century menemukan fakta menarik. Ada beberapa rekening fiktif di 5 kota yang jumlahnya mencapai miliaran rupiah.

Jakarta.

Ada empat rekening fiktif (Rp 2,4 M, Rp 1,3 M, Rp 1,4 M dan Rp 2 M) tanpa nama dan alamat nasabah.

Surabaya.

Dana Boedi Sampoerna USD 18 juta dipindah dari Bank Century Cabang Kertajaya, Surabaya ke Cabang Senayan, Jakarta.

Denpasar.

Ada 30 rekening fiktif bernilai miliaran rupiah dengan nama nasabah sama. Pansus mengalami kesulitan investigasi karena manajemen Bank Mutiara Denpasar menolak menyerahkan data nasabah.

Medan.

Ada rekening dengan nama-nama mirip tokoh politik seperti Hadi Utomo.

Makassar.

Dana siluman Rp 10 M milik nasabah Amiruddin Rustan, pengusaha bengkel, mengalir tiga kali ke 2 nomor rekening berbeda.

Dijakarta, 4 rekening fiktif atas nama Lie Anna Puspasa berlamat di kebayoran lama, Jakarta dengan transaksi Rp 2,4 M. Kemudian M. Linus beralamat di Ciputat, Jakarta dengan transaksi Rp 1,3 M. Selanjutnya M. Nizar juga beralamat di Ciputat, Jakarta dengan transaksi Rp 1,4 M dan Kasena Pandi beralamat di Puri Bintaro Jakarta.

Selain itu, ada beberapa nama yang berkaitan dengan seorang sopir taksi yang memiliki rekening Rp 200 Miliar. Waooww…

Yang saya herankan, kenapa Tim Investigasi tidak bisa memeriksa rekening di Denpasar, karena manajemen menolak memberikan data nasabah. Apakah Tim Investigasi tidak bisa menggunakan paksaan, atau memang tidak ada di dalam undang-undang ? hmm….

3 Responses

  1. makin rame aja kasus bank century, semakin penasaran akhir dari kasus ini kaya apa ya mmm…

  2. kasus century akan lama terungkap soalnya (sepertinya) org dlm pansus sendiri punya misi dlm kasus ini..(mungkin)

  3. beberapa nama disebut-sebut, seperti bpk. budiono & sri mulyani, tapi sampai det ik ini agak terlupakan.

    di buku gurita cikeas, di rekaman telp. anggoro kemarin bahkan nama bpk SBY juga di senggol2. Mana ada keberanian pansus ataupun KPK sekalipun. [ memang belum dapat dijadikan bukti jg sih ]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: