Akhirnya Ruhut Minta Maaf, khususnya kepada Etnis Arab

Jakarta, Tertanggal 2 Juni 2009. Ruhut Sitompul meminta maaf terkait komentarnya saat perdebatan di DPD minggu lalu yang dinilai telah menyinggung etnis tertentu. Saat itu, salah satu anggota tim sukses SBY-Boediono tersebut mengatakan bahwa Arab tidak pernah membantu Indonesia.

“Saya Ruhut Sitompul memohon maaf atas kejadian itu,” kata Ruhut saat saat jumpa pers di Kantor DPP Demokrat, Jakarta, Senin (1/6). Ruhut mengaku pada saat kejadian ada perdebatan yang panjang di mana tim sukses SBY-Boediono diserang habis-habisan sehingga harus membela diri.

“Waktu itu ada perdebatan cukup tajam, kami diserang habis-habisan sehingga saya harus membela diri. Mungkin karena pada dasarnya dibesarkan di Betawi jadi ada salah-salah kate, sehingga ada salah satu etnis yang tersebutkan. Saya memohon maaf,” ujar Ruhut. Setelah kejadian tersebut, Ruhut berharap supaya pendukung tetap mendukung SBY-Boediono. “Dari lubuk hati mohon dimaafkan,” ucapnya.

Ketua Umum Partai Demokrat Hadi Utomo atas nama partai juga meminta maaf jika ada pihak yang tersinggung. “Kalau ada yang merasa dirugikan kami mohon maaf,” katanya.

Ketika ditanya mengapa baru seminggu setelah kejadian permintaan maaf dikeluarkan, Hadi menjawab bahwa partai saat ini sedang sibuk dan fokus pada pilpres mendatang. “Hari ini, kita haruskan dia minta maaf,” katanya.

Sedangkan Ketua Fraksi Demokrat Syarif Hasan mengatakan, sebagai manusia tidak luput dari kesalahan. “Ruhut memang kader Demokrat, tentunya kami memohon maaf kepada saudara-saudara yang tersinggung,” katanya.

Syarif mengatakan, Badan Kehormatan Partai akan menindaklanjuti kasus tersebut dan akan ditentukan apa yang akan dilakukan selanjutnya. “Seluruh badan kehormatan nanti malam akan kita kumpulkan untuk memproses masalah itu,” katanya.

Ruhut Sitompul meminta maaf setelah di cerca habis-habisan oleh masyarakat khususnya Umat Islam.

Pernyataan Sikap Wahdah Islamiyah Tentang Pernyataan Ruhut Sitompul

SURAT PERNYATAAN SIKAP WAHDAH ISLAMIYAH

Nomor: K.155/IL/DPP-WI/VI/1430

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحابته ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين , وبعد

Sehubungan dengan pernyataan Ruhut Sitompul, seorang anggota tim kampanye SBY-Boediono di media massa beberapa waktu lalu, yang menyatakan bahwa bangsa Arab tidak pernah memberikan bantuan kepada Indonesia dan membanggakan AS sebagai ‘penyelamat’ ekonomi negara ini.

Maka Dewan Pimpinan Pusat Wahdah Islamiyah mengeluarkan pernyataan sikap sebagai berikut:

  1. Wahdah Islamiyah meyakini bahwa Ruhut Sitompul adalah seorang yang tidak pernah belajar sejarah karena berdasarkan catatan historis, justru bangsa Arab merupakan pendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia ketika Belanda (salah satu bangsa Barat) menjajah bangsa ini selama 3,5 abad. Setelah Proklamasi 1945 pun bangsa-bangsa Arab (seperti Mesir, Syiria, Irak, Libanon, Yaman, Arab Saudi, dan Afghanistan) tampil pertama kali mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia, meskipun pada saat yang sama AS dan bangsa-bangsa sekutu (Barat) memberikan bantuan militer plus politik kepada Belanda untuk mencoba menjajah kembali Indonesia.
  2. Wahdah Islamiyah menduga bahwa Ruhut Sitompul juga tidak pernah membaca suratkabar / mengakses media massa lainnya tentang berita-berita seputar ekonomi dan kerjasama internasional. AS (yang dikatakannya banyak membantu Indonesia) justru terbukti telah menghancurkan perekonomian bangsa ini dengan munculnya krisis moneter yang tidak kunjung berakhir selama 12 tahun terakhir, dengan sistem pinjaman berbunga tinggi disertai syarat-syarat yang mencekik rakyat Indonesia. Sebaliknya, bangsa-bangsa Arab (seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Kuwait) selama ini banyak membantu perekonomian Indonesia dengan bantuan hibah (tidak perlu dikembalikan) dan pinjaman lunak yang melegakan rakyat negeri ini. Bahkan negara-negara Arab aktif memberikan bantuan sosial kemanusiaan secara gratis ketika Indonesia dilanda berbagai bencana alam, di saat AS dan bangsa Barat lainnya enggan memberikan bantuan secara cuma-cuma.
  3. Wahdah Islamiyah memandang patut disayangkan bahwa Bapak SBY yang selama ini dikenal sering mengkritik secara langsung maupun tidak langsung atas sikap politik capres-cawapres lainnya yang dianggapnya kurang terpuji, justru di dalam tubuh tim kampanyenya menunjukkan sikap politik yang sangat tidak santun.
  4. Wahdah Islamiyah mendesak Bapak SBY untuk segera memberhentikan dengan tidak hormat Ruhut Sitompul sebagai anggota tim kampanye SBY-Boediono karena telah melukai perasaan kelompok etnis, suku, dan agama tertentu. Sebab jika tidak segera melakukan pemecatan maka dikhawatirkan dapat membangkitkan kemarahan yang lebih besar dari kelompok etnis, suku, dan agama tertentu yang dilecehkan itu.
  5. Wahdah Islamiyah mendesak tim kampanye SBY-Boediono untuk segera meninggalkan sikap politik tidak santun yang dapat menyakiti perasaan kelompok etnis, suku, dan agama tertentu.
  6. Berdasarkan sejumlah realitas tersebut di atas, Wahdah Islamiyah memandang betapa nistanya apabila ada sebagian komponen umat, terutama dari parpol Islam / parpol dakwah yang selama ini secara langsung maupun tidak langsung mendapatkan bantuan dana / fasilitas dari negara-negara Arab, serta parpol yang mengklaim sebagai penerus perjuangan Masyumi, yang merelakan diri menjadi kaki-tangan AS dengan bergabung dalam tim kampanye SBY-Boediono. Padahal sejarah tetap mencatat Masyumi sebagai parpol yang tidak pernah kooperatif dengan intervensi Barat, termasuk AS.

Demikian pernyataan sikap ini dibuat sebagai wujud kasih sayang dan saling menasehati dalam kebaikan dan kebenaran.

والسلا عليكم ورحمة الله وبركا ته

Makassar, 6 Jumadil Tsani 1430H / 31 Mei 2009M

DEWAN PIMPINAN PUSAT
WAHDAH ISLAMIYAH

H. Muh. Zaitun Rasmin, Lc., Ketua Umum

Ir. H. Muh. Qasim Saguni, Sekretaris Jenderal

Sumber : Swara Muslim

3 Responses

  1. watch it :

  2. assalamu alaikum wr. wb.

    alhamdulilah…
    Selamat akhirnya golput berhasil memenangkan jumlah suara terbanyak!
    Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Partai Golput,
    baik yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maupun yang tidak.
    Lho, maksudnya? Ga Nyambung & Ga Jelas? :-\

    Sudah saatnya kita ganti sistem!
    Sistem yang lebih “pro rakyat” dan lebih “berbudi”…
    Ayo kita ganti secepatnya, “lebih cepat lebih baik”…
    Mari kita “lanjutkan” perjuangan dakwah untuk menegakkannya!
    Sistem Islam, petunjuk dari Sang Maha Pencipta!

    Lihatlah dengan hati dan fikiran yang jernih!
    Aturan Sang Maha Pencipta diinjak-injak
    dan diganti dengan aturan yang dibuat seenak udelnya!
    Dan lihat akibatnya saat ini, telah nampak kerusakan
    yang ditimbulkan oleh sistem sekulerisme dan turunannya
    (seperti: kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dsb) di depan mata kita!

    Banyak anak terlantar gara2 putus sekolah.
    Banyak warga sekarat gara2 sulit berobat.
    Banyak orang lupa gara2 ngejar2 dunia.
    Dan banyak lagi masalah yang terjadi gara2 manusia nurutin hawa nafsunya.

    Lihat saja buktinya di
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/
    dan banyak lagi bukti nyata yang ada di sekitar kita!

    Untuk itu, sekali lagi saya mohon kepada semua pihak
    agar segera sadar akan kondisi yang sekarang ini…
    dan berkenan untuk membantu perjuangan kami
    dalam membentuk masyarakat dan negeri yang lebih baik,
    untuk menghancurkan semua bentuk penjajahan dan perbudakan
    yang dilakukan oleh manusia (makhluk),
    dan membebaskan rakyat untuk mengabdi hanya kepada Sang Maha Pencipta.

    Mari kita bangkit untuk menerapkan Islam!
    secara sempurna dan menyeluruh.
    mulai dari diri sendiri.
    mulai dari yang sederhana.
    dan mulai dari sekarang.

    Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa!
    Dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!
    Mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan (-_-)
    terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.

    wassalamu alaikum wr. wb.

  3. Slama ini saya bangga atas ketegasan yang Bpk SBY Pimpin,tetapi mengapa didalam keadaan seperti ini bisa terjadi
    didalam Kepemimpinan Bpk SBY.
    saya meminta berlaku tegas dalam sikap,mungkin ini suatu ujian kembali dalam Kepemimpinan bpk pada saat ini…..
    Kekecewaan ini patut dipikirkan lg dan saya meminta didalam suatu kebijakan bpk adalah memberhentikan Ruhut dari keAnggotaan / Partai Demokrak yg bpk SBY Pimpin janganlah masalah ini larut begitu jauh.
    berhati-hatilah dalam memilih anggota didalam kepemimpinan bpk salah – salah ini akan menjadi tikaman belati dari belakang….(musuh dalam selimut)
    terimakasih hanya ini yg saya bisa ingatkan
    kepada Bpk Presiden SBY agar dapat memahami kembali
    dalam – dalam agar dapat berhati – hati dan Waspada…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: