Kisah Drama Manohara Odelia Pinot

Di ‘campur aduk‘ dari detiknews.com, Model cantik Manohara Odelia Pinot akhirnya dapat pulang ke Indonesia. Pembebasan Manohara melibatkan seorang warga negara malaysia, Agen khusus FBI, Kedubes Amerika Serikat (AS) dan KBRI. Kedubes AS dilibatkan sebab Manohara mempunyai paspor sebagai warga negara adidaya itu. Ayah Manohara, George Mann, berkebangsaan AS. Andre Yuli menuturkan, keluarga dan tim pengacara berkoordinasi dengan Kedubes AS dan KBRI Singapura setelah mendapat informasi dari orang dalam Kesultanan Kelantan, Manohara akan ke Singapura. Manohara ke Singapura bersama kerabat Kesultanan Kelantan untuk menjenguk Sultan Kelantan yang dirawat di negeri Singa tersebut.
Tim pengacara dan Daisy Fajarina sebenarnya akan terbang ke Singapura, Kamis (28/5/2009). Namun rencana ini bocor ke Kelantan. Daisy dan pengacaranya pun lantas menunda. “Akhirnya agar tidak mencolok Ibu Daisy dan Dewi saja yang berangkat ke Singapura Jumat (29/5/2009). Tentu kita tetap koordinasi dengan Kedubes AS dan KBRI,” cerita Yuli Andre.
Manohara berhasil bertemu Daisy di Hotel Royal Plaza Singapura. Mano berhasil kabur setelah memencet-mencet tombol emergency lift hotel saat dipaksa pihak Kesultanan Kelantan untuk dikunci di ruangan raja, di lantai 3 Hotel Royal. Polisi Singapura berdatangan menolong Mano akibat bunyi tombol tersebut.
“Tadi tiba pukul 07.30 WIB. Sekarang di rumah Ibu Daisy,” kata pengacara Daisy Fajarina, Ibu Manohara, Yuli Andre Darma saat dihubungi detikcom, Minggu (31/5/2009).
Manohara dalam kondisi sehat. Model cantik itu juga senang bisa kembali ke Indonesia. “Dia senang sekali bisa bertemu mamanya,” kata Yuli Andre.
Kisah Manohara sempat menggegerkan setelah ibunya, Daisy Fajarina, mengungkapkan model cantik tersebut mendapat kekerasan dari sang suami. Bahkan dada Manohara disebut-sebut disilet-silet.
Daisy pun menyebut Manohara diculik dan dipisahkan dari dirinya setelah melakukan umroh. Perempuan cantik itu dibawa paksa pulang ke Kerajaan Kelantan.
Daisy melakukan segala upaya untuk mengembalikan Manohara ke Indonesia. Ia melapor ke polisi dan ke Kedubes RI di Kuala Lumpur.
Terakhir, perwakilan kerajaan kelantan melakukan pertemuan dengan Duta Besar RI di Kuala Lumpur Dai Bachtiar dan memastikan kondisi Manohara baik-baik saja. Kedubes RI meminta supaya diberi akses untuk bertemu langsung dengan Manohara untuk menanyakan kondisinya. Namun permintaan Kedubes belum mendapat jawaban.
Sementara itu, perwakilan Kerajaan Kelantan Dato’ Kadar Shah dalam jumpa pers di Hotel Hyatt, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (6/5/2009), lalu menjanjikan akan mempertemukan Daisy dan Manohara dalam waktu dekat.
Drama Manohara Odelia Pinot menarik perhatian banyak pihak. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun ikut angkat bicara.

“Karena ini jadi isu publik maka harus kita selesaikan, jangan kata saya tidak perduli,” kata SBY usai menghadiri pertemuan ASEAN-Korsel di Jeju Island, Korsel, Selasa (2/6/2009).
SBY juga mengaku pernah menanyakan masalah Mano ke Dubes RI di Malaysia Da’i Bachtiar. Saat itu Da’i mengatakan, proses komunikasi terus dilakukan dengan kerajaan Kelantan.
“Waktu itu dia bilang keadaan Mano baik-baik saja. Saya juga pesan kepada Menlu dan Dubes, tolong kelola masalah ini dengan baik,” jelasnya.
SBY juga meminta kepada pihak-pihak terkait untuk mengetahui batasan dalam penyelesaian masalah ini. Segala sesuatu yang dibicarakan harus dicari kebenarannnya.

Pendapat pribadi : Semoga hal ini tidak berpengaruh terhadap hubungan kedua negara, apalagi sekarang sedang ‘memanas’  terkait beberapa insiden di perairan wilayah Ambalat.

8 Responses

  1. Ya wis. Moga2 ceritanya berakhir bahagia ! Happy Ending lah !

  2. Idem dg di atas !

  3. Akhirnya…… ketemu juga ma aku. eh ama keluargax

  4. Waduh, FBI ada. James Bond ikut kagak ya?

  5. yah…i agree with author last statement :

    Pendapat pribadi : Semoga hal ini tidak berpengaruh terhadap hubungan kedua negara, apalagi sekarang sedang ‘memanas’ terkait beberapa insiden di perairan wilayah Ambalat.

    however, i didn’t know what is actually happened with the ambalat incident.my be later i should ask the ministry of defense to answer it. to clear it out.

    aku lihat news di trans tv almost everyday, jadi aku tahu apa yg pres di indonesia khabarkan. im very not satisfied actually. bila mana the press told that we claimed that ‘rasa sayang he’ song is ours. we’re not. apa yang aku faham, ‘rasa sayang he’ itu adalah lagu serumpun yg selalu dinyanyikan bersama-sama di acara yg melibatkan kedua negara. malah lagu ini di kenali seluruh rantau hingga ke jepun sbg lagu di rumpun rantau asia tenggara. singapore juga menyanyikan lagu yg sama. except thai, becos they speak different language. bukankah indonesia,malaysia dan singapore punya bahasa malayu? aku lihat di berita tran tv lewat malam beberapa hari lepas mengenai ‘claims’ itu. hehehe….we just use the rasa sayang he song as a theme for some advertising purposes. many do the same thing right(different song theme)?

    i think the press give too much to mess up the public minds. of coz i agree that we should maintain our good relationship between 2 countries.——later, i hope i can give my opinion bout happened to indonesian maids in malaysia.

  6. I feel the same like peacenury. And this situation will be cold and don’t happened war. something that will become horrible matter. Viva peace forever

  7. wkwkwkw…cerita cindella semalam,gadis2 cindella yg lain juga pada pengen tuh,tapi jangan yg KONYOL doang!!sediiiiiiiih…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: