Tips melindungi data-data penting

Terkadang data-data penting kita sangat berharga, semisal dirusak oleh virus atau terutama bila jatuh dan disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Data-data tersebut bisa saja berharga senilai puluhan, ratusan juta rupiah atau mungkin tidak ternilai harganya. Berikut ini saya berikan beberapa cara untuk melindungi data-data rahasia anda. Sebelumnya, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, buat duplikat file berharga anda dan taruh di tempat yang lain untuk berjaga-jaga.

  1. Install software winzip atau winrar, sudah tahu kan ini program buat apa ? Ya, anda betul, untuk mengkompres atau mengecilkan ukuran suatu file / folder . Langsung saja ya ? Caranya : klik kanan file atau folder yang akan anda kompres [dari widows explorer], pilih menu Add to archieve…, akan muncul window Archieve name and parameters, beri nama apa aja, lalu pilih tab Advance, klik set password dan masukkan password anda ( yang mudah diingat aja ) dan jangan lupa klik atau centang kolom Encrypt file names ( fungsinya agar isinya nanti tidak terlihat sebelum memasukkan passwordnya dengan benar ) lalu tekan ok. Lalu tekan ok lagi. Setelah itu software ini akan berjalan sendiri, setelah selesai akan muncul file baru sesuai yang anda beri nama tadi di folder yang anda klik kanan tadi. Cobalah anda klik 2x file tadi, anda akan diminta memasukkan password dan jika passwordnya benar isi filenya akan anda lihat. Setelah itu hapus file yang tidak terkompres tadi dan simpan file yang sudah terkompres ke tempat yang aman. Oh ya, sebagai tambahan : cara di atas dapat pula digunakan untuk mengurung (memelihara) virus. Saya sendiri mempunyai beberapa koleksi virus. Ada yang berminat ? he..he…
  2. Sebenarnya di Microsoft Office-pun anda bisa juga memberi password, caranya buka file dokumen anda, lalu masuk ke Option, klik tab Security, masukkan password di kolom 1 di sebelah bertuliskan Password to open : ( Password untuk membuka file anda ). Sedangkan kolom 2 yang dibawahnya password untuk merubah isi file. Password di kolom 1 haruslah berbeda dari kolom 2, terutama jika file ini nantinya anda bagi kepada orang lain, anda cukup ngasih tahu password kolom 1 saja, jangan kasih tahu password kolom 2. Bingung ? Ok, kita ambil contoh. Masukkan di kolom 1 passwordnya 111, di kolom 2 kita kasih password 222. Lalu ikuti prosedur memasukkan password untuk membuka ( pada kolom 1 tadi ) yaitu 111, lalu masukkan lagi password untuk merubah ( pada kolom 2 tadi ) yaitu 222. tekan ok. Lalu simpan[save] dokumen Microsoft Office anda, lalu tutup Microsoft Office anda. Lalu buka file yang telah anda beri password tadi, masukkan password untuk membuka file pada kolom 1  [111], lalu muncul permintaan password lagi, cuma kali ini ada menu read only di bawahnya. Disinilah fungsinya password kedua tadi. Yang berhak merubah isi dokumen yang mengetahui password kolom 2, jika orang tersebut [yang anda kasih password kolom 1] cuma berhak melihat saja, orang tersebut dapat membuka dengan meng-klik read only tanpa bisa merubah isinya. Sudah mengerti kan ? Eh.. masih bingung juga ? Kita mulai lagi dari awal, isi saja kolom 1 dan biarkan kosong kolom 2, lalu tekan ok, simpan[save] file lalu keluar. dan buka lagi dokumen anda, anda cukup 1x diminta password dan jika benar anda dapat merubah, menyimpan dll. cukup simpan saja, karena passwordnya sudah otomatis tersimpan tanpa perlu mengisi password lagi.

Akhirnya, selesailah sudah. Diharapkan dengan cara ini paling tidak, akan berkurang file-file pribadi [salah satunya file porno] yang akan sangat memalukan pemiliknya bila tersebar bebas di internet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: