Obat Sariawan
Hehe.. Sariawan. Bicara jadi aneh, menyebabkan bau mulut, makan terasa malas karena sakit bila terkena makanan dll. Bahkan seorang temen ada yang sampai tidak bisa ngomong karena sakit sariawan, karena sariawannya tidak hanya satu, tapi hampir memenuhi semua mulutnya. Hiii… mengerikan sekali. Hampir semua orang pernah kena penyakit ini. Pengobatannya ada yang menggunakan obat tertentu berupa pil, cairan dll untuk menyembuhkannya.
Sariwan dapat disebabkan karena panas dalam, dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) dll
Penulis akan mencoba menawarkan alternatif lain sesuai pengalaman pribadi. Anda bisa memperbanyak mengkonsumsi air hangat untuk mengurangi sakit akibat sariawan ini, jangan air es karena malah akan terasa makin sakit. Untuk mengurangi bau mulut bisa menggunakan siwak (semacam kayu khusus dari arab).
Semoga artikel ringan ini berguna bagi anda semua
Windows vs Linux vs BSD
Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk mendiskreditkan orang atau komunitas tertentu. Sebagaimana penulis sering masuk ke forum-forum linux atau BSD. Seringkali pengguna OS gratisan ‘ Linux atau BSD ‘ menggunakan kata-kata yang kurang layak bagi windows, misal : winblows, winshit, winsuck dll. Hal itu memang didasari pada semangat untuk menggunakan Sistem Operasi Gratis atau ‘bukan bajakan’. Padahal, 99,99 % pengguna Linux atau BSD di Indonesia dulunya adalah pemakai windows. Khususnya Windows bajakan. Jadi secara tidak langsung Windows [bajakan] ikut pula mencerdaskan bangsa kita. Betul nggak ?
OK, windows ‘built in’ dari sononya memang mempunyai banyak kelemahan, tapi apakah kalau kita menjual suatu ‘produk baru’ harus menjelek-jelekkan ‘produk lama’ yang sudah punya nama dan menguasai pasar ? Apakah Richard Stallman atau Linus sekalipun sering menjelek-jelekkan Windows ? 2 nama diatas tidak puas dengan OS/Software yang mereka pakai, lalu mereka membuat OS/Software mereka sendiri. Coba bandingkan dengan kita, kita yang hanya tinggal ‘pakai’ aja dan belum ada kontribusinya kok menjelek-jelekkan suatu produk tertentu.
Penulis sendiri menggunakan Dual Boot, Win*** dan Slackware, karena memang hanya itu CD yang ‘tersisa’ di rumah. Penulis menjelaskan kelebihan dan kekurangan Windows, lalu menawarkan OS alternatif, dengan cara ini berhasil menarik beberapa orang untuk mencoba Linux dan Ubuntuku habis saya bagi-bagikan ke temen-temen yang belum punya linux (tapi bisa minta lagi ; D). Penulis sendiri juga berusaha mengurangi produk-produk bajakan sebisa mungkin.
Tulisan di atas hanya sekedar memberi masukan dan mengingatkan kepada semua orang, tidak perlu kita fanatik pada produk tertentu. Semua ini hanya produk buatan manusia, nggak ada yang sempurna. Akan terus muncul kelemahan-kelemahan, karena manusia itu sendiri nggak ada yang sempurna.
Jakarta Bomb !
Lagi-lagi Indonesia di guncang bom Bunuh Diri. Kali ini lokasinya di 2 tempat yang bersebelahan, yaitu Hotel JW Marriot pada pkl.07.47 WIB dan Hotel Ritz-Carlton pkl.07.50 WIB di daerah Kuningan Jakarta. Informasi terakhir, korban mencapai 8 orang. Kebetulan [?] Hotel JW Marriot pada tanggal 19 akan di tempati Tim Manchaster United dalam rangka tur Asia versus Indonesia All Star pada 20 Juni 2009. Namun, beberapa jam setelah aksi pengeboman ini, pada pukul 15.00 kemarin Manchester United resmi membatalkan kedatangannya ke Jakarta. Tak urung pembatalan ini sangat disayangkan penggemar berat MU.
Hotel JW Marriot memang sering digunakan oleh para pengusaha dan profesional untuk mengadakan acara bisnis atau sekedar sarapan pagi. Saat kejadian, paling tidak ada 16 pengusaha yang menjadi korban. Diantaranya yaitu :
- Patrick Foo, AEL Indonesia
- Edward Thiessen, dari Perusahaan Alstorm Power
- Petro Sole, juga dari Perusahaan Alstorm Power
- David Potter, dari Freeport Indonesia
- Andi Cobham, dari Hill & Associates
- Timothy MacKay, Holcim Indonesia (tewas)
- Kevin Moore, Husky Energy
- Mariko Yoshihara, JAC Indonesia
- Noke Kiroyan, Kiroyan Partners
- Roy Widosuwito, Perfetti Van Melle
- Nathan Verivy, Verify HR (tewas)
- James Castle, Castle Asia
- Max Boon, Castle Asia
- Andrianto Machribi, Freeport Indonesia
- Gary Ford, Anadarko
- Simon Luis, Chevron
Menurut kepolisian, bom di rakit di Kamar 1808 Hotel JW Marriot. Bahkan masih ada satu bom yang tidak meledak di kamar tersebut dan sempat bisa di jinakkan oleh Tim Penjinak Bom. Peristiwa ini juga menewaskan pelaku. Pelaku diduga check-in dengan menggunakan KTP dengan nama Nurdin Azis di Hotel JW Marriot pada tanggal 15 Juni dan membayar uang cash $1000 dollars. Belum diketahui, apakah Nurdin Azis ikut jadi korban tewas atau tidak.
Diramu dari beberapa sumber

Transfer pulsa
Bagi pengguna flexi, anda harus daftar dulu. Ketik reg dan kirim ke 858. Tunggu hingga ada sms pemberitahuan. Cara transfer pulsa cukup mudah, ketik TR<spasi><nomor yang anda tuju><spasi><nominal transfer><password>. Contoh : TR 02177777777 5 1234
Catatan : nominal transfer adalah 5, 10, 20, 50 dan 100. Untuk password standar, biasanya 1234. biaya transfer 100
Untuk Indosat : ketik TRANSFERPULSA<spasi><nomor yang anda tuju><nominal> kirim ke 151. Contoh : transferpulsa 08588888888 20000. Tunggu hingga ada balasan dari Indosat, setelah itu reply ke nomor 151 dengan isi pesan “Ok” tanpa tanda petik.
Catatan : minimal transfer 2000 dan biaya transfer 600.
Ya wis gitu aja. Sebagai bonus, bagi anda pengguna flexi dan kartunya berada di masa tenggang tapi pulsanya masih banyak, anda bisa menambah masa aktif dengan ketik : PLUS<spasi><nominal hari> kirim ke 321. Untuk nominal hari isikan mulai dari 1-30 dan biayanya 200/hari. Semoga berguna bagi anda semua
Buka file MS Word di Linux mode text dengan Antiword
Bagi yang malas masuk ke desktopnya linux dan ingin buka file MS Word di linux mode text atau nggak punya Open Office/Microsoft Office [bajakan] dan belum beli yang original ; D , anda bisa menggunakan Antiword, software untuk membaca file .doc. Karena berbasis text, anda hanya bisa membaca tulisannya aja, gambarnya tidak terlihat. Yah, lumayanlah sekedar melihat-lihat dokumen anda.
Di Linux, installnya cukup mudah. Anda extract source codenya, ketik [disarankan login dengan user biasa, jangan pake root] :
tar zxvf antiword.xxx.tar.gz ; lalu masuk ke folder hasil extraxt anda. ketik lagi :
make ; make install ;
dan langsung bisa di jalankan. Nantinya akan terbentuk folder bin di /home/[nama user anda]/. Anda cukup masuk ke folder bin ini, dan ketik “antiword <nama file MS Word anda> | less” tanpa tanda petik.
Karena folder bin ini tidak masuk path system, anda bisa membuat link symbolic dengan login root, lalu buat di link di folder /usr/bin atau di /usr/local/bin dengan perintah ln -s /home/[nama user anda]/bin/antiword antiword .
Di Windows XP anda cukup mendownload versi windowsnya, lalu exctract di tempat yang anda inginkan, dan ketik antiword nama file . doc anda.
Antiword adalah free MS-Word reader untuk Linux, RISC OS, dan DOS. Merubah document dari MS Word 2, 6, 7, 97, 2000, 2002, dan 2003 ke text, Postscript, dan XML/DocBook. Dapat di download di http://freshmeat.net/projects/antiword/ atau googling aja.
Setelah BBC, Giliran CNN “Tertangkap Basah”
Pemberitaan media Barat yang menghembuskan isu kecurangan dalam pemilu Iran dan situasi kisruh pasca pemilu Iran yang cenderung tendensius, memaksa pemerintah Iran bersikap tegas terhadap media-media asing tersebut. Ketegasan pemerintah Iran itu bukan tanpa alasan karena terbukti beberapa media asing telah menyiarkan informasi yang tidak sesuai dengan fakta yang sesungguhnya terjadi di lapangan, terutama dalam aksi-aksi massa yang terjadi di Iran.
Setelah BBC, kini giliran CNN yang “tertangkap basah” menyiarkan informasi yang menyesatkan. Dalam siaran hari Rabu kemarin, CNN menayangkan wawancara lewat telepon dengan seorang perempuan yang disebut berada di tengah-tengah aksi protes yang berlangsung di depan gedung parlemen Iran di kota Teheran.
Dalam wawancara, perempuan yang menjadi nara sumber CNN itu menceritakan seolah-olah situasi di lokasi unjuk rasa dalam keadaan gawat karena tindakan represif aparat keamanan Iran terhadap para pengunjuk rasa. “Situasinya sudah seperti pembantaian” kata si nara sumber CNN yang tidak disebutkan namanya. Menurut si nara sumber, aparat kepolisian Iran sudah bersikap kasar, memukuli para pengunjuk rasa dan menembaki mereka seperti binatang.
CNN tidak tahu bahwa televisi Iran, Press TV merekam wawancara itu dan Press TV juga punya hasil liputan aksi unjuk rasa di depan gedung parlemen yang oleh nara sumber CNN disebut ricuh dan suasanya seperti “pembantaian”.
Press TV membandingkan antara laporan nara sumber CNN dan hasil liputan Press TV sendiri dan menayangkannya satu hari kemarin. Hasil perbandingan itu menunjukkan bahwa laporan nara sumber CNN ternyata tidak sesuai dengan fakta di lapangan yang terekam Press TV. Dalam aksi unjuk rasa tersebut, tidak terjadi keributan seperti yang digambarkan nara sumber CNN.
Pembawa acara Press TV di akhir liputan itu menantang CNN dan jaringan media Barat lain untuk membuktikan kalau semua berita yang disiarkannya berasal dari sumber-sumber yang bisa dipercaya dan mendesak press Barat untuk tidak membuat laporan yang provokatif dan menghasut.
Fakta ini menjadi tamparan bagi CNN, media massa kebanggaan AS itu. CNN sendiri belum memberikan penjelasan apakah ia sudah dibohongi oleh orang yang disebut sebagai nara sumbernya itu atau CNN sudah dengan sengaja membuat wawancara telepon palsu dengan tujuan untuk menampilkan bahwa wajah Iran dengan kekerasan.
Sebelum ini, media Inggris BBC juga memuat foto hasil rekayasa pelaksanaan kampanye pemilu presiden di Iran. Seorang blogger berhasil membongkar kebohongan BBC yang menggunakan foto kampanye Ahmadinejad dengan massa yang jumlahnya banyak (http://whatreallyhappened.com/IMAGES/iran_protest_rally_lie1.jpg).
Foto itu dipotong sedemikian rupa (foto hasil rekayasa: http://whatreallyhappened.com/IMAGES/iran_protest_rally_lie2.jpg) dan diberi keterangan foto seolah-olah massa yang banyak itu adalah massa Mir Mousavi. Blogger tersebut memuat pemalsuan foto yang dilakukan BBC di situs http://whatreallyhappened.com/WRHARTICLES/iranprop.php
Setelah kebohongannya terbongkar, BBC memuat ralat foto tersebut yang dipasang di bagian paling bawah berita utama. (lihat di http://news.bbc.co.uk/2/hi/middle_east/8104362.stm)
Sebelum pelaksanaan pemilu, BBC berbahasa Farsi dalam siarannya berusaha menggembosi pelaksanaan pemilu di Iran dengan memprovokasi rakyat Iran agar tidak datang ke tempat-tempat pemungutan suara. Dalam sebuah siaran yang provokatif, seorang presenter BBC bahkan mengatakan, “Dari pada pergi ke TPS, lebih baik anda berkumpul di rumah menikmati Qormeh Sabzi, atau pergi berlibur”. BBC juga berulangkali melakukan agitasi dengan menyebutkan bahwa telah terjadi kecurangan dalam pemilu dan menyebut aksi massa di Iran sebagai cikal bakal revolusi beludru seperti yang terjadi di Cekoslavakia.
Akibatnya, Iran mengusir wartawan BBC. Tindakan serupa dilakukan Iran terhadap stasiun televisi Al-Arabiya yang dianggap menyiarkan laporan yang tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan.
Matthew Cassel, asistan editor di situs Electronic Intifada-situs independen yang berkomitmen dengan informasi-informasi tentang Palestina-dalam editorialnya, mengkritik cara media Barat meliput situasi terkini di Iran. Ia mengecam media Barat yang tidak independen dan bisa diperalat oleh pemerintahnya untuk membuat sebuah pemberitaan pada publik. Media di negara-negara Barat, yang mengklaim menghormati kebebasan press, kerap membuat pemberitan sesuai pesanan dan selera pemerintahan negara asal media bersangkutan.
Sumber : eramuslim.com

